Thursday, November 24, 2011
Dilarang Cacat Di Indonesia!!!
Kenapa? Karena mayoritas penyandang cacat masih - atau bahkan selalu dipandang sebelah mata dan tidak diberi kesempatan. Padahal sebenarnya banyak dari mereka yang berbakat dan bercita-cita tinggi. Kebanyakan hidup mereka dalam kesulitan (tapi kayaknya jarang yang peduli ya!). Mereka sulit mendapat pendidikan apalagi pekerjaan. Lagian, gimana mau dapat pekerjaan coba? Kalau belum apa-apa tiap lihat job vacancy di koran atau internet selalu ada tulisan 'Syarat : Sehat jasmani dan rohani'.
Halo, Indonesia... Tolong deh kasih para penyandang cacat kesempatan yang sama seperti mereka yang punya fisik sempurna. Kalau nggak bisa sekolah atau kerja, mereka mau ditaruh dimana? Dibuang di tempat sampah gitu? mereka kan manusia juga...
Coba deh tengok ke luar negeri (ke mana aja boleh, hehehe...). kebanyakan para penyandang cacat di sana justru menorehkan prestasi. Ada yang juara olahraga, juara main musik, juara menyanyi de el el. Kenapa? Karena di sana mereka dihargai. Mereka juga diberi kesempatan untuk menyalurkan dan mngembangkan bakatnya. Kehidupan mereka juga setara - bahkan ada yang lebih seperti mereka yang normal.
Sekian posting kali ini. Semoga bermanfaat buat semuanya...
Kesempatan Itu Akan Selalu Datang
Thomas Alfa Edison berkata, "Keberuntungan kesempatan yang muncul tepat bersamaan dengan kesiapan.
Aku jelas merasa sangat kurang beruntung saat ini.Aku memang sudah melewatkan sebuah kesempatan emas. Kesempatan yang sebenarnya sangat berharga, apalagi untuk seseorang yang berda di kota kecil seperti aku. Tapi, aku sadar, kalau sebenarnya aku belum siap terutama karena masalah dana. Akhirnya dengan berat hati aku terpaksa membatalkan kedatanganku ke sana. Perih banget memang rasanya. Tapi, setelah itu aku sadar, karena kata-kata Mbak yang menerima teleponku waktu aku memberitahukan batalnya kedatanganku. Mbak itu bilang kalau," Kesempatan itu akan selalu datang. Yang penting jangan pernah patah semangat dan putus harapan."
Hikmah yang bisa aku ambil dari apa yang sudah terjadi adalah aku harus lebih mempersiapkan diri lagi. Terutama untuk masalah uang, aku harus rajin menabung dari sekarang. Supaya saat kesempatan emas itu datang menyapaku lagi, kapan pun itu, aku sudah siap untuk menyambutnya dengan kesiapan karena saat itu adalah saat keberuntunganku yang sesungguhnya.
Sekian posting kali ini. Semoga bermanfaat buat semuanya...
Aku jelas merasa sangat kurang beruntung saat ini.Aku memang sudah melewatkan sebuah kesempatan emas. Kesempatan yang sebenarnya sangat berharga, apalagi untuk seseorang yang berda di kota kecil seperti aku. Tapi, aku sadar, kalau sebenarnya aku belum siap terutama karena masalah dana. Akhirnya dengan berat hati aku terpaksa membatalkan kedatanganku ke sana. Perih banget memang rasanya. Tapi, setelah itu aku sadar, karena kata-kata Mbak yang menerima teleponku waktu aku memberitahukan batalnya kedatanganku. Mbak itu bilang kalau," Kesempatan itu akan selalu datang. Yang penting jangan pernah patah semangat dan putus harapan."
Hikmah yang bisa aku ambil dari apa yang sudah terjadi adalah aku harus lebih mempersiapkan diri lagi. Terutama untuk masalah uang, aku harus rajin menabung dari sekarang. Supaya saat kesempatan emas itu datang menyapaku lagi, kapan pun itu, aku sudah siap untuk menyambutnya dengan kesiapan karena saat itu adalah saat keberuntunganku yang sesungguhnya.
Sekian posting kali ini. Semoga bermanfaat buat semuanya...
Subscribe to:
Posts (Atom)
